September 2017
SunMonTueWedThuFriSat
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Calendar Calendar

Gallery


Latest topics
» Guarantee
Thu Aug 04, 2011 6:11 am by Tamu

» Hodges Alabama Post Office Drugs
Thu Aug 04, 2011 5:59 am by Tamu

» health fish oil
Wed Aug 03, 2011 8:59 pm by Tamu

» Grey Coffee Earl Caffeine Vs
Wed Aug 03, 2011 8:22 pm by Tamu

» Indemnity
Wed Aug 03, 2011 6:38 am by Tamu

» flax oil organic
Tue Aug 02, 2011 4:16 am by Tamu

» slots free downloads
Tue Aug 02, 2011 1:24 am by Tamu

» where can i purchase TRAMADOL without rx
Tue Aug 02, 2011 1:19 am by Tamu

» Cable Cheap Lmr 400
Tue Aug 02, 2011 12:30 am by Tamu

» page rank service backlinks services
Mon Aug 01, 2011 2:46 pm by Tamu

» Indemnity
Mon Aug 01, 2011 11:11 am by Tamu

» Medicines Made From Angiosperms
Mon Aug 01, 2011 1:40 am by Tamu

» гинеколо
Sun Jul 31, 2011 11:46 pm by Tamu

» x-Hack hack you
Sun Jul 31, 2011 8:08 pm by Tamu

» Cheap Fabric Outdoor
Sun Jul 31, 2011 7:20 pm by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 4:11 am by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 4:02 am by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 3:39 am by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 3:27 am by Tamu

» Men Health Pills
Thu Jul 28, 2011 8:53 pm by Tamu

» generic cialis online
Thu Jul 28, 2011 7:39 am by Tamu

» Default ketiga di Amerika ?
Tue Jul 26, 2011 11:59 pm by Tamu

» Hai all...
Thu Mar 17, 2011 1:17 am by semperfly

» Makanan Zaman Belanda
Tue Feb 22, 2011 10:43 pm by natalia

» Kita buka lagi FORUM INI...
Sat Aug 07, 2010 6:49 pm by semperfly

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search


Cari Jodoh Dengan Beritual di Pulau Cinta

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Cari Jodoh Dengan Beritual di Pulau Cinta

Post by inocent_fiRE on Tue Aug 26, 2008 4:37 pm

RITUAL DAERAH (LUCU, KEREN)


Oleh Imam Hanafi


Pontianak,
Tidak ada yang mengetahui sejak kapan
masyarakat Pulau Laut Kotabaru, memulai ritual melepas sepasang ayam
jantan dan betina di Pulau Cinta, pulau kecil sekitar dua mil dari
Pulau Laut.

Mereka yang biasa melakukan ritual itu menyebutnya pesta adat Mallassuang Manu, yang berarti meminta jodoh.

Muda-mudi di wilayah Pulau Laut Barat, Selatan, Tengah, dan Pulau Laut
Kepulauan, Kotabaru, Kalimantan Selatan, adalah kelompok yang paling
banyak melakukan ritual ini.

Mereka umumnya memang meminta segera dipertemukan jodohnya oleh Allah SWT dengan cara melakukan ritual Mallasuang Manu.

Dengan melepaskan sepasang ayam jantan dan betina di Pulau Cinta, pulau
yang luasnya kurang dari 500 m3 dan hanya terdiri dari batu-batu besar
dan sejumlah pohon laut tersebut, kaum muda-mudi akan segera mendapat
jodoh.

Selain melepaskan ayam jantan dan betina dari atas dua batu besar, yang
terbelah dengan ketinggian sekitar 10 meter dari permukaan laut,
muda-mudi yang datang ke Pulau Cinta, juga melaksanakan ritual
mengikatkan sebuah tali di dahan dan ranting pohon laut, yang tumbuh di
atas batu-batu besar, dengan harapan akan mendapatkan jodoh yang tidak
akan terputus sampai maut menjemput.

Tali atau benda-benda yang digantung di dahan dan ranting tersebut,
biasa berupa pita warna-warni, plastik rafia, atau akar pohon, dan
diberi benda-benda atau batu yang memiliki bentuk indah atau sapu
tangan, sebagai tanda keinginanya digantungkan kepada Allah SWT.

Usai memasang dan melaksanakan selamatan di Pulau Cinta, muda-mudi yang
menggunakan kendaraan kelotok tersebut kembali pulang, dengan membawa
harapan segera dipertemukan jodohnya.

Setelah keinginannya tercapai bertemu jodohnya, mereka kembali
mendatangi Pulau Cinta, pulai yang harus ditempuh dengan waktu sekutar
30 menit dari daratan Pulau Laut.

Mereka kembali ke Pulau Cinta dengan menggunakan perahu yang dihiasi
kain dan kertas warna-warni bersama pasangannya, untuk melakukan
syukuran bersama kerabat dekat dan handai taulannya.

Dalam selamatan itu disajikan beberapa menu makanan khusus yang tidak
boleh ditinggalkan seperti, sanggar (pisang kepok yang di balut dengan
tepung beras dan gandum dengan ditambah gula dan garam, kemudian
goreng), serta minuman teh panas yang disajikan saat kedatangan pertama
dan kedua kalinya itu.

Mereka datang untuk melepas dan mengambil kembali tali serta benda yang
diikat pada dahan dan ranting, untuk disimpan sebagai bukti
keinginannya telah dikabulkan Allah SWT, mendapatkan jodoh dengan
harapan terus dibimbing untuk menjadi keluarga yang sejahtera.

Ritual yang dilaksanakan antara bulan Juli dan Agustus tersebut,
disaksikan oleh ribuan wisatawan domestik dan manca negara, seperti
Australia, Korea Selatan, dan China.

Wisatawan luar negeri tersebut sebagian besar adalah keluarga dan
kerabat karyawan perusahaan asing di wilayah itu, yakni perusahaan
kepelabuhanan PT Indonesia Bulk Terminal (IBT), dan perusahaan bahan
baku bubur kertas PT Mangium Anugerah Lestari (MAL).

Selain itu, wisatawan yang turut hadir juga berasal dari anak buah
kapal (ABK), kapal-kapal asing dan dalam negeri yang kebetulan sedang
bongkar muat batubara di PT IBT.

Kemeriahan pesta adat Mallasuang Manu, merupakan kebanggaan daerah dalam mempromosikan Kabupaten Kotabaru.

Meriahnya pesta adat asal suku Mandar, Sulawesi Selatan tersebut kini menjadi ajang wisata tahunan bagi masyarakat Kotabaru.

Saat mengunjungi lokasi wisata beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur
Rosihan meminta kepada pemerintah setempat untuk mendukung pesta adat
itu agar menjadi salah satu obyek wisata kebanggaan daerah.

"Mallassuang Manu hendaknya terus dikembangkan dengan tetap
melestarikan nilai-nilai kebersamaan dan saling cinta kepada sesama,"
kata Rosihan.

Wagub juga meminta agar Pemkab Kotabaru meningkatkan sarana transportasi yang menghubungkan Teluk Aru dengan daerah lain.

Di Pulau yang terdiri dari bebatuan yang ditumbuhi pohon-pohon laut
serta kelapa itu, Sjachrani meminta dukungan Wagub pada Mallassuang
manu tahun depan Rosihan membawa sejumlah pejabat Pemerintah Propinsi
Kalsel.

"Kotabaru harus giat mempromosikan obyek wisata daerah," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Disparsenibud, Kotabaru, H
Mahmud Dimyati, menyatakan, untuk menyambut tahun kunjungan
wisata/Visit Indoensian Year (VIY) 2008, Kotabaru mengagendakan tiga
kegiatan wisata budaya diantaranya, Mallasuang Manu, Maccera Tasi
(Meneteskan darah binatang ke laut), serta lomba perahu katir (Kater
Rice).

"Kotabaru siap menyuguhkan kegiatan budaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain," ujar Mahmud.

Kotabaru juga memiliki banyak obyek wisata, seperti air terjun Tumpang
Dua Sebelimbingan dan pantai Gedambaan di Pulau Laut Utara.

avatar
inocent_fiRE
"C E O"


Male
Lokasi : Naek bis jurusan UNDIP-Rmh pak Gino, trus belok kiri, sampingna persis ^ ^
Pekerjaan : calon pekerja
Points : 0
Reputasi : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Cari Jodoh Dengan Beritual di Pulau Cinta

Post by bortog on Mon Sep 01, 2008 3:05 pm

pengen nyoba ya mas ritual ke pulau cinta????sabar ya!!!!!!!!!!
avatar
bortog
Honorarium
Honorarium

Female
Pekerjaan : mahasiswa
SHOUT OUT!!! : Tuhan nyatakan semua kehendakMu dalam hidupu!!!!
Points : 0
Reputasi : 0

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik