November 2017
SunMonTueWedThuFriSat
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Calendar Calendar

Gallery


Latest topics
» Guarantee
Thu Aug 04, 2011 6:11 am by Tamu

» Hodges Alabama Post Office Drugs
Thu Aug 04, 2011 5:59 am by Tamu

» health fish oil
Wed Aug 03, 2011 8:59 pm by Tamu

» Grey Coffee Earl Caffeine Vs
Wed Aug 03, 2011 8:22 pm by Tamu

» Indemnity
Wed Aug 03, 2011 6:38 am by Tamu

» flax oil organic
Tue Aug 02, 2011 4:16 am by Tamu

» slots free downloads
Tue Aug 02, 2011 1:24 am by Tamu

» where can i purchase TRAMADOL without rx
Tue Aug 02, 2011 1:19 am by Tamu

» Cable Cheap Lmr 400
Tue Aug 02, 2011 12:30 am by Tamu

» page rank service backlinks services
Mon Aug 01, 2011 2:46 pm by Tamu

» Indemnity
Mon Aug 01, 2011 11:11 am by Tamu

» Medicines Made From Angiosperms
Mon Aug 01, 2011 1:40 am by Tamu

» гинеколо
Sun Jul 31, 2011 11:46 pm by Tamu

» x-Hack hack you
Sun Jul 31, 2011 8:08 pm by Tamu

» Cheap Fabric Outdoor
Sun Jul 31, 2011 7:20 pm by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 4:11 am by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 4:02 am by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 3:39 am by Tamu

» Продвиже
Fri Jul 29, 2011 3:27 am by Tamu

» Men Health Pills
Thu Jul 28, 2011 8:53 pm by Tamu

» generic cialis online
Thu Jul 28, 2011 7:39 am by Tamu

» Default ketiga di Amerika ?
Tue Jul 26, 2011 11:59 pm by Tamu

» Hai all...
Thu Mar 17, 2011 1:17 am by semperfly

» Makanan Zaman Belanda
Tue Feb 22, 2011 10:43 pm by natalia

» Kita buka lagi FORUM INI...
Sat Aug 07, 2010 6:49 pm by semperfly

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search


Kenaikan Harga Elpiji Yang Tidak Tepat Waktu

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kenaikan Harga Elpiji Yang Tidak Tepat Waktu

Post by inocent_fiRE on Sun Aug 31, 2008 4:35 pm

Oleh Kelik Dewanto

PT Pertamina (Persero) agaknya mengambil risiko dengan mengeluarkan kebijakan yang tidak populer.

Pada 25 Agustus 2008 atau hanya dua minggu sebelum memasuki bulan puasa, BUMN itu menaikkan harga elpiji kemasan 12 kg.

Kenaikan harga bahan bakar yang penggunaannya makin meluas dan
dilakukan menjelang bulan suci yang konsumsinya cenderung meningkat
telah menimbulkan protes khususnya ibu rumah tangga di mana-mana.

Apalagi, penyesuaian harga hanya berjarak kurang dari dua bulan sejak kenaikan terakhir kalinya pada 1 Juli 2008.

Mulai 25 Agustus 2008, bahan bakar yang kini telah menggantikan posisi
minyak tanah tersebut mengalami kenaikan harga 9,5 persen dari Rp5.250
per kg menjadi Rp5.750 per kg.

Sebelumnya, per 1 Juli 2008, harga elpiji 12 kg sudah naik dari Rp4.250 menjadi Rp5.250 per kg.

Tidak hanya itu, Pertamina juga berencana menaikkan harga elpiji 12 kg
sebesar Rp500 per bulan sampai harga sesuai keekonomian yang sekarang
ini mencapai Rp11.400 per kg.

Pengamat energi Pri Agung Rakhmanto menilai kenaikan harga elpiji 12 kg saat menjelang puasa sekarang ini tidaklah tepat.

"Meskipun, argumen harga menuju keekonomian mungkin saja tepat," katanya.

Hal yang sama dikemukakan Ketua Komisi VII DPR Airlangga Hartarto.

Pertamina boleh saja menaikkan harga elpiji dengan alasan menutup kerugian.

Hanya saja, lanjutnya, waktu penyesuaian yang dilakukan tidak lama
setelah kenaikan harga BBM dan juga elpiji 12 kg plus menjelang puasa
tidaklah tepat.

Menanggapi hal itu, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Achmad
Faisal mengungkapkan, Pertamina tidak mungkin terus menerus menanggung
kerugian dalam bisnis elpiji, sehingga terpaksa mengambil kebijakan
tidak populer tersebut.

BUMN tersebut merugi Rp6,5 triliun per tahun dalam bisnis elpiji.
Tercatat, rata-rata elpiji di pasar internasional tahun 2008 sudah
mencapai 858 dolar AS per ton.

Ia juga mengatakan, kenaikan harga elpiji juga akan menepis tudingan
monopoli sejumlah pihak termasuk Komisi Pengawas Persaingan Usaha
(KPPU).

Dengan harga elpiji sesuai keekonomian, maka pelaku usaha lain selain Pertamina diharapkan akan masuk.

Anggota Komisi VII DPR Alvin Lie menyoroti, perbedaan harga yang cukup
jauh antara elpiji 12 kg dan 3 kg rawan menimbulkan peralihan.

Harga baru elpiji 12 kg adalah Rp5.750 per kg, sedang kemasan 3 kg tetap Rp4.750 per kg.

Perbedaan harga hingga Rp2.000 per kg tersebut akan membuat konsumen 12 kg ramai-ramai beralih ke 3 kg.

Kekhawatiran yang sama disampaikan Anggota Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.

Ia berpendapat, pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan guna mencegah peralihan konsumen pengguna tabung 12 kg ke 3 kg.

Sedang, Komite Indonesia untuk Pengawasan dan Penghematan Energi
(Kipper) meminta aparat kepolisian juga mengawasi secara ketat
distribusi elpiji 3 kg.

"Kalau perlu polisi memeriksa kebenaran atau keabsahan order elpijinya," kata Sekjen Kipper Sofyano Zakaria.

Menurut dia, program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg tidak boleh terganggu karena terbukti mampu menghemat subsidi BBM.

Hitungan Kipper, penghematan subsidi BBM di wilayah DKI Jakarta mencapai Rp471,5 miliar per bulan atau Rp5,6 triliun per tahun.

Sofyano juga berpendapat, guna mencegah peralihan, Pertamina sebenarnya
sudah bisa menjalankan distribusi tertutup melalui pemakaian kartu
kendali bagi pengguna elpiji 3 kg.

Sebab, Pertamina telah memiliki data yang valid tentang siapa dan
jumlah penerima paket program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg.

Pri yang juga Direktur Eksekutif ReforMiner Institute mengatakan,
kenaikan harga elpiji yang terus menerus menunjukkan Pertamina dan
pemerintah tidak sensitif dan hanya memikirkan kepentingan sendiri.

Tidak seharusnya Departemen ESDM lepas tangan, karena struktur pasar
elpiji masih monopoli alamiah yakni hanya ada satu pelaku yakni
Pertamina.

"Semestinya, pemerintah mengatur harga elpiji sampai pasar benar-benar terbuka bagi pemain lain," ujarnya.

Namun, pemerintah menyatakan tidak mengatur harga elpiji 12 kg dan menyerahkan kepada mekanisme pasar.

"Elpiji 12 kg tidak mendapat subsidi pemerintah, jadi diatur mereka sendiri," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.

Sesuai aturan, elpiji 12 kg memang termasuk jenis bahan bakar umum yang
tidak mendapat subsidi. Sedang, jenis bahan bakar tertentu yang
mendapat subsidi hanyalah premium, minyak tanah, solar dan elpiji 3 kg.

Pemerintah, lanjut Purnomo, hanya meminta kesadaran konsumen elpiji 12 kg tidak beralih ke 3 kg.

"Kondisinya sama dengan BBM subsidi dan nonsubsidi. Berpulang kepada
kesadaran masyarakat bahwa pemerintah hanya memberikan subsidi kepada
masyarakat yang memang berhak," katanya.

Faisal juga mengatakan, sejak kenaikan harga elpiji 12 kg pada pekan lalu, belum ada peralihan konsumen elpiji 12 kg ke 3 kg.

"Kalaupun beralih, hanya dalam skala kecil," tambahnya.

Menurut dia, sampai saat ini, penjualan elpiji 3 kg di wilayah konversi
di Jawa dan Sumatera tidak berubah yakni tetap 3.000 ton per hari.

"Mungkin masyarakat sudah sadar tidak boleh pindah ke 3 kg. Tapi,
memang masyarakat kaya mestinya malu mengambil jatah 3 kg," ujarnya.

Meski demikian, Pertamina akan menjamin pasokan 3 kg kalau memang terjadi peralihan tersebut.

Faisal mengatakan, pihaknya telah meminta stasiun pengisian bahan bakar
gas (SPBBG) mempercepat pengisian kembali tabung-tabung elpiji.

Selain itu, sebanyak empat SPBBG yang berlokasi di Bekasi sebanyak dua
unit, Purwakarta satu unit, dan satu unit lainnya di Tangerang akan
segera beroperasi.

"Kami juga akan buka depot secara nonstop selama 24 jam 7 hari seminggu guna melayani masyarakat," katanya.

Ia melanjutkan, meski berencana menaikkan elpiji 12 kg sebesar Rp500
per kg setiap bulan hingga harga keekonomian, namun selama puasa hingga
lebaran mendatang, tidak akan dilakukan.

"Kami lihat situasi di masyarakat dulu," janjinya.

BUMN itu juga menjamin, pasokan elpiji dan juga BBM dalam kondisi aman selama puasa hingga lebaran mendatang.

Deputi Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, pihaknya
akan mempertahankan stok BBM nasional dalam 20 hari dan elpiji selama
19 hari.

Sekarang ini, stok BBM jenis premium 16,4 hari, minyak tanah 20,5 hari, dan solar 23,3 hari, serta elpiji 19,8 hari.

Menurut dia, saat awal-awal puasa, konsumsi BBM dan elpiji secara umum tidak mengalami lonjakan.

Hanya saja, beberapa hari menjelang lebaran hingga sesudahnya, kebutuhan BBM khususnya premium meningkat 10-12 persen.

Hanung juga menambahkan, saat menjelang lebaran, konsumsi BBM dan
elpiji di wilayah Jabodetabek menurun drastis. Sementara, daerah Jateng
dan Jatim melonjak cukup tajam.

Khusus elpiji, lanjutnya, pasokan di Jakarta bisa turun hingga 70 persen.

Pada kondisi normal, kebutuhan elpiji 3 kg di Jakarta mencapai 800 ton
per hari dan 12 kg sebanyak 1.100 ton per hari. Namun, konsumsi elpiji
di Jateng dan Jatim sebaliknya mengalami kenaikan antara 10-12 persen.

"Perubahan konsumsi BBM dan elpiji itu dikarenakan banyak warga Jabodetabek yang mudik," katanya.





Gmana menurutmu??
avatar
inocent_fiRE
"C E O"


Male
Lokasi : Naek bis jurusan UNDIP-Rmh pak Gino, trus belok kiri, sampingna persis ^ ^
Pekerjaan : calon pekerja
Points : 0
Reputasi : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenaikan Harga Elpiji Yang Tidak Tepat Waktu

Post by bortog on Mon Sep 01, 2008 2:39 pm

memang betul2 tidak tepat waktu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!salibkan Inoccent!!!!!!!!!!eh salah maksudnya PERTAMINA harus meninjau ulang lagi...perhatikan nasib rakyat kecil dong pak jangan seenak dewe buat kebijakan2 baru....sekalian ja buat negara baru lagi orang tiap waktu kebijakan2 selalu baru...g PD namanya tu!!!!!!!!
avatar
bortog
Honorarium
Honorarium

Female
Pekerjaan : mahasiswa
SHOUT OUT!!! : Tuhan nyatakan semua kehendakMu dalam hidupu!!!!
Points : 0
Reputasi : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenaikan Harga Elpiji Yang Tidak Tepat Waktu

Post by semperfly on Thu Sep 04, 2008 11:16 pm

Harga ELPIJI DIDUNIA 75$/MMBTU atau sama dengan Rp750 per kg.
Jadi kalau ga disubsidi pun maksimal kita belinya 1000/kg. TEtapi kenyataanya LPG utk rakyat dijual rp 3000/kg. Jelas cari untung lebih dari rakyat nya sendiri !!!!!
TERKUTUKLAH PERTAMINA !!!!
avatar
semperfly
"AREA"Manager

Male
Lokasi : Under construction
Pekerjaan : Whaddapak!!!!
Points : 7
Reputasi : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenaikan Harga Elpiji Yang Tidak Tepat Waktu

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik